JOURNAL ARCHIVE
2025-01-17
•
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital
•
pp. 7–7
Anak Agung Gede Agung Aditya Satwika Yadnya, Teguh Priyo Sadono, Merry Fridha Tri Palupi
Penelitian ini mengkaji pengaruh bauran promosi dan dukungan orang tua terhadap proses pengambilan keputusan mahasiswa baru dalam memilih Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menyoroti peran strategi pemasaran dan dukungan keluarga dalam memandu pilihan akademik mahasiswa. Dengan pendekatan kuantitatif melalui survei yang didistribusikan kepada mahasiswa baru, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen promosi, seperti iklan dan hubungan masyarakat, berinteraksi dengan dukungan emosional, informasional, dan instrumental dari orang tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kedua faktor tersebut dalam membentuk persepsi dan pilihan mahasiswa. Penelitian ini berkontribusi pada bidang pemasaran pendidikan dan teori pengambilan keputusan, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi universitas untuk mengoptimalkan strategi promosi mereka sambil menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendukung aspirasi Pendidikan.
JOURNAL ARCHIVE
2025-01-11
•
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital
•
pp. 10–10
Olivia Yuniar Parinussa, Teguh Priyo Sadono, Hamim
Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi organisasi yang diterapkan oleh Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam mencapai akreditasi unggul. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan utama, seperti Rektor, Wakil Rektor, Kepala Badan Penjaminan Mutu, dan Dekan. Penelitian ini menyoroti penerapan tiga tipe komunikasi utama; top-down, bottom-up, dan horizontal serta tantangan dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi top-down berperan penting dalam menetapkan kebijakan dan memberi ruang inovasi bagi unit, fakultas dan program studi, sementara komunikasi bottom-up digunakan untuk mengumpulkan masukan dari staf, dosen, dan mahasiswa. Komunikasi horizontal mendukung koordinasi antar fakultas dan program studi untuk memastikan keselarasan dan kolaborasi. Tantangan yang dihadapi meliputi perubahan regulasi yang cepat, kesenjangan waktu informasi, dan efisiensi pengelolaan data. Namun, universitas berhasil mengatasi hal tersebut dengan membangun budaya komunikasi inklusif, transparansi, dan kolaborasi. Secara keseluruhan, strategi komunikasi yang diterapkan tidak hanya melibatkan pimpinan dalam menetapkan arah, tetapi juga memastikan partisipasi aktif seluruh elemen organisasi untuk mencapai akreditasi unggul, yang berkontribusi pada pengembangan teori komunikasi organisasi di pendidikan tinggi.