JCL
Vol. 1, No. 1 (2024)
pp. 12-12
Open Access
Metadata Indexing Ready
2 views
•
0 downloads
Analisis Yuridis Terhadap Perkawinan Beda Agama Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Penetapan Nomor: 650/Pdt.P/2022/Pn.Jkt Sel.)
Moh. Abdul Wahid
Manan Suhadi
Institutional Publisher / Affiliation:
Indonesian Journal Publisher
Abstract
Perkawinan adalah hubungan permanen antara laki-laki dan perempuan yang diakui sah oleh masyarakat yang bersangkutan yang berdasarkan atas peraturan perkawinan yang berlaku. Dewasa ini generasi muda banyak melangsungkan perkawinan jika mereka sudah bertemu orang yang cocok menurut pribadinya, dan tidak jarang yang tak mendapat batas dari ras, suku, dan agama. Karena banyaknya perbedaan dan keragaman sering kali menimbulkan masalah yang sangat komplek antara laki-laki dan perempuan yang berbeda agama. Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk mengetahui Analisis Yuridis terhadap perkawinan beda agama menurut UU nno 24 Tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dikarenakan penelitian yang dilakukan adalah dengan menelaah suatu peraturan tertulis yang mengacu pada studi kepustakaan. Hasil penelitiannya menjelaskan bahwa perkawinan beda agama di Indonesia sudah bukan merupakan hal yang tabu lagi dan terlebih lagi terdapat sedikit angin segar yaitu dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, pada Pasal 35.
Keywords:
Perkawinan
Beda agama
Pencatatan
perkawinan
agama
nomor
tahun
undang-undang
tentang
AI Key Takeaways & Findings
AI SynthesisSynthesized key insights and empirical takeaways extracted from this peer-reviewed manuscript:
- 1 Perkawinan adalah hubungan permanen antara laki-laki dan perempuan yang diakui sah oleh masyarakat yang bersangkutan yang berdasarkan atas peraturan perkawinan yang berlaku.
- 2 Dewasa ini generasi muda banyak melangsungkan perkawinan jika mereka sudah bertemu orang yang cocok menurut pribadinya, dan tidak jarang yang tak mendapat batas dari ras, suku, dan agama.
- 3 Karena banyaknya perbedaan dan keragaman sering kali menimbulkan masalah yang sangat komplek antara laki-laki dan perempuan yang berbeda agama.
How to Cite & Export Metadata
Full-Text PDF Document
Live Preview
Having trouble viewing? Use the controls or open in a new tab.
Source Portal Galley
Machine-Readable Indexing Metadata (Dublin Core) ↓
<meta name="citation_title" content="Analisis Yuridis Terhadap Perkawinan Beda Agama Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Penetapan Nomor: 650/Pdt.P/2022/Pn.Jkt Sel.)">
<meta name="citation_journal_title" content="Journal Customary Law">
<meta name="citation_issn" content="3026-460X">
<meta name="citation_volume" content="1">
<meta name="citation_issue" content="1">
<meta name="citation_publication_date" content="2024">
<meta name="citation_doi" content="10.47134/jcl.v1i1.2287">
<meta name="citation_author" content="Moh. Abdul Wahid">
<meta name="citation_author" content="Manan Suhadi">
Digital Archival & Preservation Notice (COPE Aligned)
This page represents an archival record of the peer-reviewed manuscript published by Indonesian Journal Publisher. ActaNova provides permanent digital preservation and global open metadata accessibility. Copyright of the manuscript remains with the original authors or publisher in accordance with their designated license.
Full-Text & Access
View PDF Document Download PDF File Read at Primary Journal Portal Official Journal HomeIndexing Readiness Status
Google Scholar Tags
Active
Dublin Core & OAI-PMH
Compliant
DOAJ XML Schema 4.0
Valid
DOI Identifier
Registered
Publication Details
Journal Customary Law
Vol. 1 No. 1 (2024)
Managed By
Indonesian Journal Publisher
Publication Date
February 29, 2024
eISSN (Online)
3026-460X